Guide Book

Bagaimana jika berat yang diinput tidak sesuai dengan berat aktual?

Updated on:

Jika terjadi selisih ongkir pada paket karena berat yang diinput ke sistem KiriminAja tidak sesuai dengan berat aktual, maka selisih ongkirnya akan ditagihkan (jika ada kekurangan) atau dikembalikan (jika ada kelebihan) dari/ke saldo aktif.

Ketentuan Selisih Ongkos Kirim Akibat Perbedaan Berat Paket

Dalam proses pengiriman, berat paket yang diinput ke sistem KiriminAja menjadi dasar perhitungan ongkos kirim. Namun, pada kondisi tertentu dapat terjadi perbedaan antara berat yang diinput oleh pengirim dan berat aktual paket setelah dilakukan penimbangan oleh pihak ekspedisi.

Apabila terjadi perbedaan tersebut, maka akan timbul selisih ongkos kirim yang akan disesuaikan melalui saldo aktif pengguna.

Penyebab Terjadinya Selisih Ongkir

Selisih ongkir dapat terjadi karena beberapa faktor, antara lain:

  • Berat paket diinput lebih ringan dari berat aktual
  • Perhitungan berat volumetrik yang berbeda
  • Perubahan dimensi paket setelah dikemas
  • Penimbangan ulang oleh pihak ekspedisi sesuai standar operasional

Mekanisme Penyesuaian Selisih Ongkir

Penyesuaian selisih ongkos kirim dilakukan secara otomatis dengan ketentuan sebagai berikut:

Kekurangan Ongkos Kirim

Jika berat aktual lebih besar dibandingkan berat yang diinput:

  • Ongkos kirim aktual menjadi lebih tinggi
  • Selisih ongkir akan ditagihkan ke saldo aktif pengguna
  • Saldo aktif akan otomatis terpotong sesuai jumlah selisih

Contoh Ilustrasi

  • Berat diinput: 1 kg
    Berat aktual: 1,5 kg
    → Terjadi kekurangan ongkir, selisih biaya akan dipotong dari saldo aktif

Hal yang Perlu Diperhatikan

  • Penyesuaian dilakukan berdasarkan hasil penimbangan resmi ekspedisi
  • Proses penyesuaian dapat terjadi setelah paket diterima oleh pihak kurir
  • Pastikan pengukuran berat dan dimensi paket dilakukan dengan akurat sebelum input ke sistem
  • Saldo aktif harus mencukupi untuk menghindari kendala pengiriman akibat kekurangan ongkir

Dengan memahami ketentuan ini, pengguna dapat mengelola pengiriman dan saldo aktif secara lebih akurat serta meminimalkan potensi selisih ongkos kirim.