Nilai ongkos kirim diambil dari berat input (Kg) atau dimensi?
Ongkos kirim dihitung menggunakan nilai tertinggi antara berat aktual dan berat dimensi. Faktor pembagi berat dimensi dapat berbeda pada setiap logistik.
On this page
- Bagaimana berat paket dan ongkos kirim dihitung?
- Apa itu berat aktual?
- Apa itu berat dimensi?
- Bagaimana cara menghitung berat dimensi?
- Berat mana yang digunakan untuk menghitung ongkos kirim?
- Contoh perhitungan dengan faktor pembagi 6.000
- Contoh ketika berat aktual lebih tinggi
- Mengapa nilai yang lebih tinggi digunakan?
- Tips agar perhitungan lebih akurat
- Kesimpulan
Bagaimana berat paket dan ongkos kirim dihitung?
Ongkos kirim dihitung berdasarkan berat aktual atau berat dimensi paket. Sistem akan membandingkan kedua nilai tersebut, kemudian menggunakan nilai yang lebih tinggi sebagai dasar perhitungan ongkos kirim.
Perbandingan ini diperlukan karena biaya pengiriman tidak hanya dipengaruhi oleh berat paket, tetapi juga oleh ruang yang dibutuhkan selama proses pengiriman.
Apa itu berat aktual?
Berat aktual adalah berat paket berdasarkan hasil timbangan setelah barang selesai dikemas. Nilai ini dimasukkan dalam satuan kilogram (kg) ketika Anda membuat pesanan pengiriman.
Berat aktual sudah termasuk:
- Berat barang
- Berat kardus atau kemasan
- Berat pelindung tambahan, seperti bubble wrap
- Komponen lain yang berada di dalam paket
Sebagai contoh, apabila berat paket setelah dikemas adalah 2 kg, berat aktual yang perlu Anda masukkan adalah 2 kg.
Apa itu berat dimensi?
Berat dimensi adalah berat yang dihitung berdasarkan ukuran paket, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.
Perhitungan ini digunakan untuk memperkirakan ruang yang dibutuhkan oleh paket di dalam kendaraan atau tempat penyimpanan logistik. Karena itu, paket yang ringan tetapi berukuran besar dapat memiliki berat dimensi yang lebih tinggi daripada berat aktualnya.
Bagaimana cara menghitung berat dimensi?
Berat dimensi dapat dihitung menggunakan rumus berikut:
Berat dimensi = (Panjang × Lebar × Tinggi) ÷ Faktor pembagi logistikSebagai contoh, jika logistik menggunakan faktor pembagi 6.000, rumusnya menjadi:
Berat dimensi = (Panjang × Lebar × Tinggi) ÷ 6.000Jika ukuran paket menggunakan satuan sentimeter (cm), hasil perhitungan tersebut akan menjadi berat dimensi dalam kilogram (kg).
Catatan: Angka 6.000 hanya merupakan salah satu faktor pembagi yang dapat digunakan dalam perhitungan berat dimensi. Faktor pembagi dapat berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing logistik. Pastikan Anda mengikuti nilai yang berlaku pada logistik yang dipilih.
Berat mana yang digunakan untuk menghitung ongkos kirim?
Setelah berat dimensi diperoleh, sistem akan membandingkannya dengan berat aktual yang Anda masukkan.
Ketentuannya adalah sebagai berikut:
- Jika berat dimensi lebih tinggi daripada berat aktual, ongkos kirim akan dihitung berdasarkan berat dimensi.
- Jika berat aktual lebih tinggi daripada berat dimensi, ongkos kirim akan dihitung berdasarkan berat aktual.
- Jika kedua nilai sama, nilai tersebut akan digunakan sebagai dasar perhitungan ongkos kirim.
Sederhananya, sistem akan selalu menggunakan nilai berat yang lebih tinggi.
Berat yang digunakan = Nilai tertinggi antara berat aktual dan berat dimensiContoh perhitungan dengan faktor pembagi 6.000
Anda memiliki paket dengan rincian berikut:
- Panjang: 40 cm
- Lebar: 30 cm
- Tinggi: 20 cm
- Berat aktual: 3 kg
- Faktor pembagi logistik: 6.000
Perhitungan berat dimensinya adalah:
Berat dimensi = (40 × 30 × 20) ÷ 6.000
Berat dimensi = 24.000 ÷ 6.000
Berat dimensi = 4 kgHasil perbandingannya:
Berat aktual: 3 kg
Berat dimensi: 4 kg
Berat yang digunakan: 4 kgKarena berat dimensi lebih tinggi daripada berat aktual, ongkos kirim akan dihitung menggunakan berat 4 kg.
Contoh ketika berat aktual lebih tinggi
Anda memiliki paket dengan rincian berikut:
- Berat aktual: 5 kg
- Berat dimensi: 3 kg
Hasil perbandingannya:
Berat aktual: 5 kg
Berat dimensi: 3 kg
Berat yang digunakan: 5 kgKarena berat aktual lebih tinggi daripada berat dimensi, ongkos kirim akan dihitung menggunakan berat 5 kg.
Mengapa nilai yang lebih tinggi digunakan?
Logistik perlu mempertimbangkan beban dan ruang yang digunakan oleh setiap paket.
Paket berukuran kecil tetapi berat akan memberikan beban lebih besar selama pengiriman. Sementara itu, paket yang ringan tetapi berukuran besar akan menggunakan lebih banyak ruang di dalam kendaraan.
Dengan membandingkan berat aktual dan berat dimensi, logistik dapat menentukan nilai berat yang lebih sesuai untuk menghitung ongkos kirim.
Tips agar perhitungan lebih akurat
Sebelum membuat pesanan pengiriman, Anda disarankan untuk:
- Menimbang paket setelah seluruh proses pengemasan selesai.
- Mengukur panjang, lebar, dan tinggi dari sisi terluar paket.
- Memastikan satuan berat dan ukuran telah dimasukkan dengan benar.
- Menggunakan kemasan yang sesuai dengan ukuran barang.
- Menghindari penggunaan kardus yang terlalu besar jika tidak diperlukan.
- Memeriksa ketentuan faktor pembagi dari logistik yang dipilih.
Kesalahan dalam memasukkan berat atau ukuran paket dapat menyebabkan perbedaan ongkos kirim setelah paket diperiksa oleh pihak logistik.
Kesimpulan
Ongkos kirim dihitung menggunakan nilai yang lebih tinggi antara berat aktual dan berat dimensi.
Berat dimensi dihitung menggunakan rumus panjang dikali lebar dikali tinggi, kemudian dibagi dengan faktor pembagi yang ditetapkan oleh logistik. Faktor pembagi tersebut dapat berbeda pada setiap logistik sehingga tidak selalu menggunakan angka 6.000.
Bagaimana saya menjadi afiliator KiriminAja?
Cara menjadi afiliator KiriminAja sangat mudah. Pastikan kamu sudah terdaftar dan terverifikasi sebagai member KiriminAja untuk menjadi afiliator.
Berapa nilai COD yang dirilis ke saldo aktif?
Nilai COD yang akan dirilis ke saldo aktif ketika status paketnya telah diterima adalah sebagai berikut: